Kolaborasi Pengawasan Pekerja Anak Di Kota Manado

Eksploitasi ekonomi pada anak adalah tindakan memperalat, memanfaatkan, atau memeras anak secara sewenang-wenang untuk mendapatkan keuntungan finansial tanpa memedulikan hak-hak dasar mereka. Contoh kasus di Kota Manado beberapa orang tua membiarkan anak usia sekolah berjualan tisu dan jajanan di lampu merah dan tempat umum. Contoh lainnya Anak dibiarkan menjadi pemulung dan bekerja sebagai badut di pusat-pusat keramaian. Kegiatan yang seharusnya dilakukan oleh orang dewasa untuk mencari rejeki, dilimpahkan kepada anak tanpa memperhitungkan keselamatan anak. Orang tua anak memanfaatkan rasa kasihan yang dimiliki oleh manusia untuk mencari keuntungan. Beberapa Anak dibiarkan tidak bersekolah dan berada diluar rumah dalam waktu yang lama tanpa pengawasan. 

Kemiskinan dan minimnya edukasi menjadi faktor utama yang menyebabkan praktek pekerja anak di Kota Manado. Desakan kebutuhan ekonomi memaksa anak untuk ikut mencari nafkah. Pendidikan orang tua yang rendah membuat mereka mengabaikan hak-hak anak. 

Eksploitasi ekonomi pada anak dapat meningkatkan Dampak Buruk Bagi Anak diantaranya : Putus Sekolah: Anak kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan formal, Gangguan Mental: Mengalami trauma psikologis akibat tekanan kerja dan kekerasan, Masalah Kesehatan: Rentan terhadap cedera fisik, gizi buruk, dan penyakit lingkungan.